<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gen Z Arsip &#8211; Purimel</title>
	<atom:link href="https://purimel.com/tag/gen-z/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://purimel.com/tag/gen-z/</link>
	<description>Update Tren. Dapat Insight. Setiap Hari.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Sep 2022 14:08:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/cropped-puri-mel-2-32x32.png</url>
	<title>Gen Z Arsip &#8211; Purimel</title>
	<link>https://purimel.com/tag/gen-z/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kecemasan dan Pentingnya Kesehatan Otak terhadap Generasi Milenial dan Gen Z</title>
		<link>https://purimel.com/kecemasan-dan-pentingnya-kesehatan-otak-terhadap-generasi-milenial-dan-gen-z/</link>
					<comments>https://purimel.com/kecemasan-dan-pentingnya-kesehatan-otak-terhadap-generasi-milenial-dan-gen-z/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mugiwara]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Sep 2022 07:58:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Gen Z]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Milenial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://purimel.com/?p=4637</guid>

					<description><![CDATA[<p>Otak merupakan organ yang berperan sebagai pusat kesadaran dan memiliki neuron dengan fungsi terpenting untuk mengendalikan seluruh tubuh sehingga dapat mempengaruhi segala aktivitas yang ingin kita lakukan sehari-hari. Kesehatan otak berfungsi sebagai sensorik, motorik, emosional dan perilaku. Otak dapat membuat manusia berpikir, membuat keputusan dan memecahkan masalah pada kurun waktu yang tepat. Namun, apabila pada [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/kecemasan-dan-pentingnya-kesehatan-otak-terhadap-generasi-milenial-dan-gen-z/">Kecemasan dan Pentingnya Kesehatan Otak terhadap Generasi Milenial dan Gen Z</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Otak merupakan organ yang berperan sebagai pusat kesadaran dan memiliki neuron dengan fungsi terpenting untuk mengendalikan seluruh tubuh sehingga dapat mempengaruhi segala aktivitas yang ingin kita lakukan sehari-hari. Kesehatan otak berfungsi sebagai sensorik, motorik, emosional dan perilaku. Otak dapat membuat manusia berpikir, membuat keputusan dan memecahkan masalah pada kurun waktu yang tepat. Namun, apabila pada akhirnya keputusan yang diambil menimbulkan masalah lain atau tidak adanya penyelesaian, maka akan muncul rasa panik dan cemas atas situasi yang akan terjadi selanjutnya. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="685" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/pexels-photo-52608-1024x685.jpeg" alt="man in white shirt using macbook pro" class="wp-image-4597" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/pexels-photo-52608-1024x685.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/pexels-photo-52608-300x201.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/pexels-photo-52608-768x513.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/pexels-photo-52608-1536x1027.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/pexels-photo-52608-400x267.jpeg 400w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/pexels-photo-52608.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>https://www.pexels.com/@punttim/</figcaption></figure>



<p>Perasaan cemas adalah emosi wajar ketika seseorang sedang menghadapi masalah. Orang-orang mulai merasa cemas saat otak merespons peringatan potensi bahaya. Akan tetapi, jika seseorang merasa cemas terus-menerus, maka itu termasuk tanda gangguan kecemasan. Rasa cemas yang dirasakan secara berlebihan dapat merusak kesehatan jiwa, termasuk kesehatan otak. Adanya serangan panik maupun kecemasan jangka panjang dapat membuat otak melepaskan hormon secara teratur. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gejala seperti, sakit kepala, mual, dan depresi. Ketika seseorang mengalami cemas, hormon otak akan memenuhi sistem saraf yang telah dirancang di dalam tubuh untuk merespon ancaman, contohnya Adrenalin dan Kortisol. Namun, hormon Kortisol akan menyebabkan peningkatan berat badan ketika seseorang terpapar kecemasan secara berkelanjutan.&nbsp;</p>



<p>Berdasarkan data statistik dari Deloitte, <strong><em>Millenials</em> dan <em>Gen Z</em> tercatat sebagai orang-orang yang memiliki tingkat kecemasan lebih tinggi dibandingkan <em>Baby Boomers</em> dan <em>Gen X</em> sejak pandemi Covid19.</strong> Sejak tahun 2020, hasil perbandingan rata-rata persentase <em>Millennials</em> dan <em>Gen Z</em> berdasarkan gender menunjukkan para wanita memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi, yakni tingkat kecemasan wanita <em>Millennials </em>sebesar 44,3 % dan wanita <em>Gen Z</em> sebesar 52,3%, sedangkan tingkat kecemasan pada para pria <em>Millennials</em> serta <em>Gen Z</em> sebesar 37,6% dan 38,3% (Deloitte, 2022). Sebagai generasi yang lahir dan tumbuh bersama teknologi, kecemasan <em>Millennials</em> dan <em>Gen Z</em> pun berasal dari media sosial sebagai hasil dari transformasi teknologi digital tersebut. Hal-hal yang memicu rasa cemas berlebihan terhadap <em>Millennials</em> dan <em>Gen Z</em>, antara lain : tuntutan gaya hidup terkait pekerjaan dan kebutuhan finansial yang sering dicitrakan pada berbagai platform media sosial. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/karl-fredrickson-DsAjH9B24G8-unsplash-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-4520" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/karl-fredrickson-DsAjH9B24G8-unsplash-1024x683.jpg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/karl-fredrickson-DsAjH9B24G8-unsplash-300x200.jpg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/karl-fredrickson-DsAjH9B24G8-unsplash-768x512.jpg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/karl-fredrickson-DsAjH9B24G8-unsplash-1536x1024.jpg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/karl-fredrickson-DsAjH9B24G8-unsplash-2048x1365.jpg 2048w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/karl-fredrickson-DsAjH9B24G8-unsplash-400x267.jpg 400w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>https://unsplash.com/@kfred</figcaption></figure>



<p>Kesehatan otak terhadap <em>Millennials</em> dan <em>Gen Z</em> merupakan pokok permasalahan yang penting untuk diberikan solusi sekarang ini, di mana fungsi otak dalam diri mereka mengalami tahap perkembangan. Hal itu memungkinkan mengapa <em>Millennials</em> dan <em>Gen Z</em> kesulitan untuk menggunakan penalaran yang kompleks untuk bertindak sesuai dengan keyakinan pada dirinya sendiri serta mengambil resiko dan keputusan yang tepat. <strong>“Stress Management Indonesia”</strong> memahami bahwa kondisi kecemasan terhadap <em>Millennials</em> dan <em>Gen Z</em> kini berdampak terhadap kesehatan otak. Supaya hal ini tidak terjadi pada generasi selanjutnya, kami ingin membantu kebutuhan generasi muda menggunakan <em>Self Discovery Book</em> dengan judul <em>Self Love Journaling</em> yang setiap bulannya akan diadakan kelas <em>monitoring</em> dalam jangka waktu 6 bulan. </p>



<p>Dengan adanya buku ini, Stress Management Indonesia berharap para <em>Millennials</em> dan <em>Gen Z</em> yang mengisi buku tersebut dapat meluapkan perasaan dan pikiran mereka serta membangun versi diri sendiri yang lebih baik kedepannya,“ ujar<strong> Coach Pris CEO Stress Management Indonesia</strong>. Dengan mencurahkan berbagai macam emosi pada <em>Self Love Journaling</em>, <em>Millenials</em> dan <em>Gen Z</em> akan mampu mengidentifikasikan penyebab perasaan sedih, cemas, dan kesal yang dirasakan, sehingga kedepannya mereka dapat menjadi pribadi yang lebih tenang, selalu bersyukur, dan bahagia. Di dalam buku ini terdapat macam-macam kolom menulis berisikan tips, kata-kata motivasi, serta pertanyaan mendalam terkait kehidupan di masa kecil dan keluarga.</p>



<p><em>Sumber: </em>Happiness Officer Stress Management Indonesia</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/kecemasan-dan-pentingnya-kesehatan-otak-terhadap-generasi-milenial-dan-gen-z/">Kecemasan dan Pentingnya Kesehatan Otak terhadap Generasi Milenial dan Gen Z</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://purimel.com/kecemasan-dan-pentingnya-kesehatan-otak-terhadap-generasi-milenial-dan-gen-z/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
