<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hubungan Arsip &#8211; Purimel</title>
	<atom:link href="https://purimel.com/tag/hubungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://purimel.com/tag/hubungan/</link>
	<description>Update Tren. Dapat Insight. Setiap Hari.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 09 Aug 2025 02:14:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/08/cropped-puri-mel-2-32x32.png</url>
	<title>Hubungan Arsip &#8211; Purimel</title>
	<link>https://purimel.com/tag/hubungan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Soft Spoken Adalah: Arti, Ciri-Ciri, dan Keunggulannya dalam Interaksi Sosial</title>
		<link>https://purimel.com/soft-spoken-adalah-arti-ciri-ciri-dan-keunggulannya-dalam-interaksi-sosial/</link>
					<comments>https://purimel.com/soft-spoken-adalah-arti-ciri-ciri-dan-keunggulannya-dalam-interaksi-sosial/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mugiwara]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2025 15:48:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://purimel.com/?p=6548</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernahkah kamu bertemu seseorang yang berbicara dengan suara lembut, tenang, dan menenangkan? Orang seperti ini dikenal sebagai soft spoken. Mereka bukan hanya sekadar berbicara pelan, tetapi juga memiliki gaya komunikasi yang penuh kelembutan, kesantunan, dan pengendalian diri yang baik. Belakangan, istilah soft spoken semakin sering muncul di media sosial karena dianggap sebagai kelebihan dalam berbagai [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/soft-spoken-adalah-arti-ciri-ciri-dan-keunggulannya-dalam-interaksi-sosial/">Soft Spoken Adalah: Arti, Ciri-Ciri, dan Keunggulannya dalam Interaksi Sosial</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pernahkah kamu bertemu seseorang yang berbicara dengan suara lembut, tenang, dan menenangkan? Orang seperti ini dikenal sebagai <em>soft spoken</em>. Mereka bukan hanya sekadar berbicara pelan, tetapi juga memiliki gaya komunikasi yang penuh kelembutan, kesantunan, dan pengendalian diri yang baik.</p>



<p>Belakangan, istilah <em>soft spoken</em> semakin sering muncul di media sosial karena dianggap sebagai kelebihan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk hubungan sosial, pekerjaan, hingga kehidupan pribadi. Yuk, kita bahas lebih lengkap mengenai pengertian soft spoken, ciri-cirinya, dan mengapa sifat ini bisa menjadi kekuatan tersembunyi yang luar biasa!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Apa Itu Soft Spoken?</h2>



<p>Secara umum, <em>soft spoken</em> adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang berbicara dengan nada suara lembut, tenang, dan penuh ketenangan. Menurut <em>dictionary.com</em>, soft spoken berarti berbicara dengan suara yang ramah, halus, dan persuasif.</p>



<p>Namun, menjadi soft spoken bukan berarti seseorang itu pendiam, pemalu, atau tidak percaya diri. Justru, mereka biasanya memiliki kecerdasan emosional yang tinggi dan kemampuan untuk menyampaikan pesan dengan cara yang menenangkan serta penuh pertimbangan. Dalam budaya tertentu, cara bicara seperti ini juga dianggap mencerminkan kedewasaan dan kebijaksanaan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ciri-Ciri Orang Soft Spoken</h2>



<p>Orang dengan kepribadian soft spoken umumnya memiliki sejumlah ciri khas berikut ini:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Berbicara dengan Nada Lembut dan Stabil</strong><br>Mereka jarang berbicara dengan nada tinggi atau berteriak. Suara mereka terdengar tenang, stabil, dan tidak tergesa-gesa.</li>



<li><strong>Komunikatif tapi Tidak Dominan</strong><br>Meskipun berbicara dengan pelan, mereka tidak kehilangan esensi komunikasi. Pesan yang disampaikan tetap jelas dan mudah dipahami.</li>



<li><strong>Tenang dan Sabar dalam Berkomunikasi</strong><br>Mereka cenderung mendengarkan lebih dulu sebelum berbicara, dan selalu memilih kata-kata dengan hati-hati.</li>



<li><strong>Ramah dan Penuh Empati</strong><br>Sopan santun adalah bagian dari gaya bicara mereka. Mereka juga sering menggunakan pujian dan ungkapan positif yang membuat orang lain merasa nyaman.</li>



<li><strong>Pendengar yang Baik</strong><br>Orang soft spoken tidak suka memotong pembicaraan dan cenderung memberikan ruang bagi lawan bicara untuk menyampaikan pendapatnya.</li>



<li><strong>Memiliki Kendali Diri Tinggi</strong><br>Mereka jarang terpancing emosi dan tetap tenang bahkan di situasi penuh tekanan.</li>



<li><strong>Tampil Damai dan Menenangkan</strong><br>Kehadiran mereka sering kali membawa ketenangan dan membuat suasana menjadi lebih nyaman dan tidak tegang.</li>
</ol>



<h2 class="wp-block-heading">Keunggulan Soft Spoken dalam Kehidupan Sosial</h2>



<p>Berikut ini beberapa manfaat dan kelebihan menjadi seseorang yang soft spoken:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Menciptakan Lingkungan yang Nyaman</strong><br>Gaya bicara yang tenang membuat orang lain lebih terbuka dan merasa tidak dihakimi.</li>



<li><strong>Meningkatkan Karisma dan Wibawa</strong><br>Nada bicara yang lembut sering kali mencerminkan kepercayaan diri yang tenang dan dewasa.</li>



<li><strong>Menghindari Konflik</strong><br>Mereka mampu meredam ketegangan dan menenangkan suasana, terutama dalam percakapan yang sensitif.</li>



<li><strong>Disukai Banyak Orang</strong><br>Karena mereka pendengar yang baik, orang soft spoken sering dijadikan tempat curhat atau diskusi.</li>



<li><strong>Cocok dalam Negosiasi atau Mediasi</strong><br>Pendekatan mereka yang damai membuat mereka sangat cocok berada dalam situasi yang membutuhkan diplomasi.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Perbedaan Soft Spoken dan Sikap Pendiam</h2>



<p>Meski terlihat serupa, soft spoken dan pendiam adalah dua hal yang berbeda:</p>



<figure class="wp-block-table"><table class="has-fixed-layout"><thead><tr><th>Aspek</th><th>Soft Spoken</th><th>Pendiam</th></tr></thead><tbody><tr><td>Gaya Komunikasi</td><td>Aktif tapi tenang</td><td>Jarang berbicara</td></tr><tr><td>Kepercayaan Diri</td><td>Tetap percaya diri</td><td>Cenderung malu atau ragu</td></tr><tr><td>Interaksi Sosial</td><td>Fleksibel dan nyaman</td><td>Cenderung menghindar</td></tr><tr><td>Tujuan Berbicara</td><td>Mengedepankan kedamaian</td><td>Lebih suka diam</td></tr><tr><td>Respons Sosial</td><td>Tetap terlibat dalam percakapan</td><td>Responnya terbatas</td></tr><tr><td>Dampak Sosial</td><td>Mudah membangun hubungan</td><td>Kadang sulit didekati</td></tr></tbody></table></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Kesimpulan</h2>



<p>Menjadi soft spoken bukanlah kelemahan—justru sebaliknya. Ini adalah kekuatan dalam berkomunikasi yang menunjukkan kedewasaan, pengendalian diri, dan kepedulian terhadap orang lain. Dalam dunia yang sering kali bising dan terburu-buru, suara yang lembut dan penuh empati bisa menjadi pembeda yang sangat berarti.</p>



<p>Jika kamu termasuk orang yang soft spoken, teruslah percaya diri. Sifat ini dapat menjadi aset berharga dalam hubungan pribadi maupun profesional. Gunakan kekuatan komunikasi yang lembut ini untuk menciptakan lingkungan yang lebih damai, harmonis, dan saling menghargai.</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/soft-spoken-adalah-arti-ciri-ciri-dan-keunggulannya-dalam-interaksi-sosial/">Soft Spoken Adalah: Arti, Ciri-Ciri, dan Keunggulannya dalam Interaksi Sosial</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://purimel.com/soft-spoken-adalah-arti-ciri-ciri-dan-keunggulannya-dalam-interaksi-sosial/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Refleksi Diri Setelah Lebaran: Menemukan Makna di Balik Perayaan</title>
		<link>https://purimel.com/refleksi-diri-setelah-lebaran-menemukan-makna-di-balik-perayaan/</link>
					<comments>https://purimel.com/refleksi-diri-setelah-lebaran-menemukan-makna-di-balik-perayaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mugiwara]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2025 15:54:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://purimel.com/?p=6371</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lebaran selalu menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan, momen Idulfitri terasa seperti tombol “refresh” yang membawa semangat baru. Kita disuguhkan dengan berbagai hidangan lezat, bertemu kembali dengan keluarga besar, serta merayakan kemenangan setelah berhasil menahan lapar, haus, dan hawa nafsu. Namun, di balik euforia [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/refleksi-diri-setelah-lebaran-menemukan-makna-di-balik-perayaan/">Refleksi Diri Setelah Lebaran: Menemukan Makna di Balik Perayaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Lebaran</strong> selalu menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Setelah sebulan penuh menjalani <strong>ibadah puasa di bulan Ramadan</strong>, momen Idulfitri terasa seperti tombol “refresh” yang membawa semangat baru. Kita disuguhkan dengan berbagai hidangan lezat, bertemu kembali dengan keluarga besar, serta merayakan kemenangan setelah berhasil menahan lapar, haus, dan hawa nafsu.</p>



<p>Namun, di balik euforia itu, sering kali ada satu hal penting yang terlewat: <strong>refleksi diri</strong>. Momen introspeksi ini mungkin tidak sepopuler opor ayam atau kue nastar, tapi justru bisa menjadi titik balik yang sangat berharga dalam perjalanan hidup kita.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Ramadan: Lebih dari Sekadar Menahan Lapar</h3>



<p>Saya pribadi merasa bahwa momen setelah Lebaran adalah waktu yang sangat tepat untuk mengingat kembali nilai-nilai yang telah dijalani selama Ramadan. Sebab, <strong>puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga</strong>, melainkan juga tentang bagaimana kita menahan diri dari ucapan buruk, perilaku negatif, dan pikiran yang merugikan.</p>



<p>Setiap tahun, saya bertanya pada diri sendiri: “Apakah setelah Ramadan ini saya benar-benar berubah jadi pribadi yang lebih baik, atau malah kembali ke kebiasaan lama yang tidak membawa kebaikan?” Pertanyaan itu memang sederhana, tapi jawabannya sering kali tidak nyaman. Dan di sanalah letak pentingnya refleksi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pasca-Lebaran: Waktu yang Tepat untuk Evaluasi Diri</h3>



<p>Setelah euforia Lebaran berlalu, saya biasanya merasa seakan-akan masuk ke fase netral—antara ingin kembali bersemangat menjalani rutinitas, tapi juga masih ingin menikmati ketenangan yang hadir selama Ramadan. Di sinilah saya mulai melakukan evaluasi.</p>



<p>Saya menengok kembali <strong>resolusi yang dibuat di awal tahun</strong>, melihat sejauh mana pencapaian yang sudah diraih, dan menyadari betapa cepat waktu berlalu. Apakah saya masih berada di jalur yang sama dengan tujuan hidup saya? Apakah saya sudah menjalani hidup dengan kesadaran, atau justru terjebak dalam autopilot?</p>



<p>Tentu saja, tidak semua berjalan sesuai harapan. Kadang, kelelahan fisik dan mental membuat saya kehilangan arah. Tapi, momen setelah Lebaran ini memberikan ruang untuk <strong>memulai ulang dengan niat yang lebih kuat</strong>. Rasanya seperti diberi kesempatan kedua untuk memperbaiki langkah dan melanjutkan perjalanan dengan cara yang lebih bijak.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Hubungan dengan Orang Lain: Cermin dari Diri Sendiri</h3>



<p>Lebaran juga identik dengan silaturahmi—bertemu keluarga, sahabat lama, hingga menjalin kembali hubungan yang sempat renggang. Momen ini sering menjadi pengingat bahwa hubungan antarmanusia adalah aspek penting dalam hidup.</p>



<p>Dari setiap pertemuan, saya bisa melihat bagaimana hubungan yang saya bangun selama ini. Apakah saya sudah cukup hadir untuk orang-orang terdekat? Apakah hubungan saya dengan mereka saling mendukung, atau justru saling menjauh tanpa disadari? Pertanyaan-pertanyaan ini membantu saya menilai, bukan hanya siapa saya di mata orang lain, tapi juga siapa saya dalam kehidupan sosial.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Mengasah Rasa Syukur dari Hal-Hal Sederhana</h3>



<p>Di tengah kesibukan dan target hidup yang kadang terasa tak ada habisnya, kita sering lupa bersyukur atas hal-hal kecil. Lebaran menjadi pengingat bahwa <strong>berkah terbesar sering datang dari hal yang paling sederhana</strong>: keluarga yang sehat, rumah yang nyaman, makanan yang cukup, dan teman-teman yang peduli.</p>



<p>Momen refleksi pasca-Lebaran membantu saya mengingat kembali bahwa hidup bukan hanya tentang pencapaian besar, tetapi juga tentang kemampuan untuk <strong>mensyukuri apa yang sudah dimiliki saat ini</strong>. Rasa syukur ini menjadi bahan bakar untuk tetap semangat, bahkan saat jalan terasa berat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Introspeksi: Awal dari Perjalanan Baru yang Lebih Bermakna</h3>



<p>Setelah segala kemeriahan Lebaran mereda, saya mencoba untuk tidak langsung kembali ke rutinitas yang padat tanpa arah. Sebaliknya, saya memberikan ruang pada diri sendiri untuk berhenti sejenak, menghirup napas, dan melihat ke dalam.</p>



<p>Dalam kebisingan hidup sehari-hari, refleksi ini menjadi kompas yang membantu saya menyusun ulang prioritas. Saya percaya bahwa jika kita bisa <strong>menilai diri dengan jujur dan penuh penerimaan</strong>, maka langkah ke depan akan terasa lebih ringan dan bermakna.</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/refleksi-diri-setelah-lebaran-menemukan-makna-di-balik-perayaan/">Refleksi Diri Setelah Lebaran: Menemukan Makna di Balik Perayaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://purimel.com/refleksi-diri-setelah-lebaran-menemukan-makna-di-balik-perayaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Tanda Kamu Mungkin Mengalami Trust Issue yang Berlebihan</title>
		<link>https://purimel.com/5-tanda-kamu-mungkin-mengalami-trust-issue/</link>
					<comments>https://purimel.com/5-tanda-kamu-mungkin-mengalami-trust-issue/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Melia R]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 May 2024 02:41:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mental]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://purimel.com/?p=6137</guid>

					<description><![CDATA[<p>Memiliki rasa waspada adalah hal yang wajar bagi setiap manusia. Kita diajarkan untuk tidak mudah percaya, terutama kepada orang yang baru kita kenal, sebagai upaya untuk meminimalisir risiko pengkhianatan dan penipuan. Namun, ada perbedaan signifikan antara waspada dan memiliki trust issue. Kesulitan untuk mempercayai orang lain dapat menjadi masalah serius jika sudah mencapai tingkat yang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/5-tanda-kamu-mungkin-mengalami-trust-issue/">5 Tanda Kamu Mungkin Mengalami Trust Issue yang Berlebihan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Memiliki rasa waspada adalah hal yang wajar bagi setiap manusia. Kita diajarkan untuk tidak mudah percaya, terutama kepada orang yang baru kita kenal, sebagai upaya untuk meminimalisir risiko pengkhianatan dan penipuan.</p>



<p>Namun, ada perbedaan signifikan antara waspada dan memiliki trust issue. Kesulitan untuk mempercayai orang lain dapat menjadi masalah serius jika sudah mencapai tingkat yang berlebihan. Trust issue yang berlebihan dapat berdampak negatif baik pada diri sendiri maupun orang-orang di sekitar kita.</p>



<p>Dalam banyak kasus, trust issue dapat menyebabkan seseorang bertindak toksik. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda ini dalam diri kita. Berikut adalah lima tanda yang mungkin menunjukkan bahwa kamu memiliki trust issue yang berlebihan:</p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Sering Merasa Cemas atau Was-was</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199-1024x682.jpeg" alt="curly haired woman holding a coffee mug" class="wp-image-5976" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Karolina Grabowska on <a href="https://www.pexels.com/photo/curly-haired-woman-holding-a-coffee-mug-7681199/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<ol class="wp-block-list"></ol>



<p>Merasa cemas dan was-was secara berlebihan bisa menjadi indikasi adanya trust issue. Orang dengan masalah kepercayaan sering kali merasa gelisah dan memiliki prasangka buruk terhadap niat orang lain.</p>



<p>Biasanya, trust issue memunculkan pertanyaan-pertanyaan dalam pikiran kita. Bahkan ketika orang lain menunjukkan niat baik, kita mungkin merespons dengan kecemasan karena khawatir ada motif tersembunyi. Ini tentu saja dapat menimbulkan ketegangan dalam hubungan dengan orang lain.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. <strong>Enggan Menjalin Hubungan dengan Orang Lain</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057-1024x682.jpeg" alt="upset young indian couple after conflict" class="wp-image-6036" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Ketut Subiyanto on <a href="https://www.pexels.com/photo/upset-young-indian-couple-after-conflict-4308057/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<ol class="wp-block-list" start="2"></ol>



<p>Ketidakpercayaan dapat membuat seseorang enggan untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Karena takut akan pengkhianatan, mereka menjadi sulit untuk membangun hubungan yang lebih dekat dan bermakna.</p>



<p>Bagi mereka yang memiliki trust issue yang berlebihan, keterlibatan emosional dapat terasa sangat menakutkan. Sebagai hasilnya, menghindari hubungan menjadi pilihan yang mereka ambil. Jika kamu merasakan hal ini, mungkin kamu memiliki trust issue yang berlebihan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. <strong>Sangat Membatasi Diri</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="691" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205-1024x691.jpeg" alt="woman in white sweater thinking" class="wp-image-5975" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205-1024x691.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205-300x203.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205-768x518.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205-1536x1037.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205-450x304.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205-700x473.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Anastasia  Shuraeva on <a href="https://www.pexels.com/photo/woman-in-white-sweater-thinking-4091205/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<ol class="wp-block-list" start="3"></ol>



<p>Orang dengan trust issue sering kali membatasi diri mereka sendiri, seperti kesulitan dalam mengungkapkan pikiran dan perasaan kepada orang lain. Ketidakpercayaan membuat mereka khawatir akan hal-hal yang belum tentu terjadi.</p>



<p>Memang penting untuk membatasi diri sebagai bentuk perlindungan, namun batasan tersebut tidak seharusnya menjadi penghalang yang membuat kita menutup diri. Penting untuk memahami batasan privasi yang masuk akal.</p>



<h2 class="wp-block-heading">4. <strong>Mudah Curiga, Bahkan pada Hal-hal Kecil</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-1024x682.jpeg" alt="woman comforting friend" class="wp-image-5831" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Polina Zimmerman on <a href="https://www.pexels.com/photo/woman-comforting-friend-3958470/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<ol class="wp-block-list" start="4"></ol>



<p>Rasa curiga yang berlebihan bisa menjadi tanda trust issue. Misalnya, jika pasangan lambat membalas pesan, seseorang mungkin langsung curiga bahwa pasangannya telah bosan atau berselingkuh, padahal mungkin saja pasangannya sedang sibuk bekerja.</p>



<p>Kecurigaan yang tidak masuk akal sering kali menuntut kejelasan, dan hal-hal kecil pun bisa tampak mencurigakan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">5. <strong>Suka Mengungkit Kejadian Masa Lalu</strong></h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3209136-1024x682.jpeg" alt="woman in black jacket" class="wp-image-5618" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3209136-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3209136-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3209136-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3209136-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3209136-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3209136-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3209136.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Engin Akyurt on <a href="https://www.pexels.com/photo/woman-in-black-jacket-3209136/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<ol class="wp-block-list" start="5"></ol>



<p>Trust issue sering kali berasal dari trauma masa lalu. Orang yang pernah dikecewakan mungkin akan merasa sulit untuk percaya lagi pada orang lain, karena tidak ingin mengalami luka yang sama.</p>



<p>Mengungkit kejadian masa lalu bisa menjadi tanda trust issue yang berlebihan. Kejadian buruk yang sulit dilupakan sering kali menjadi alasan untuk tidak mudah percaya, bahkan ketika masalah tersebut telah selesai.</p>



<p>Jika kamu mengenali tanda-tanda ini pada dirimu, sadarilah bahwa kamu mungkin memiliki trust issue yang berlebihan. Mengatasinya mungkin tidak mudah, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan berkomunikasi secara terbuka untuk membangun kembali kepercayaan.</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/5-tanda-kamu-mungkin-mengalami-trust-issue/">5 Tanda Kamu Mungkin Mengalami Trust Issue yang Berlebihan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://purimel.com/5-tanda-kamu-mungkin-mengalami-trust-issue/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hati-hati, 6 Hal Ini Menandakan Kamu Sudah Terinfeksi Virus Kemiskinan</title>
		<link>https://purimel.com/hati-hati-6-hal-ini-menandakan-kamu-sudah-terinfeksi-virus-kemiskinan/</link>
					<comments>https://purimel.com/hati-hati-6-hal-ini-menandakan-kamu-sudah-terinfeksi-virus-kemiskinan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mugiwara]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 May 2024 12:48:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Science]]></category>
		<category><![CDATA[Emosi]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Mental]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://purimel.com/?p=5291</guid>

					<description><![CDATA[<p>Apa yang kamu pikirkan biasanya adalah apa yang kamu rasakan dan inginkan. Begitu pula dengan pikiran yang membuat kamu &#8220;merasa miskin.&#8221; Pikiran tersebut memiliki pengaruh besar pada otak sehingga kamu sulit untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. Pola pikir yang buruk akan memberikan perasaan negatif dan sikap pesimis. Hal itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/hati-hati-6-hal-ini-menandakan-kamu-sudah-terinfeksi-virus-kemiskinan/">Hati-hati, 6 Hal Ini Menandakan Kamu Sudah Terinfeksi Virus Kemiskinan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Apa yang kamu pikirkan biasanya adalah apa yang kamu rasakan dan inginkan. Begitu pula dengan pikiran yang membuat kamu &#8220;merasa miskin.&#8221; Pikiran tersebut memiliki pengaruh besar pada otak sehingga kamu sulit untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. Pola pikir yang buruk akan memberikan perasaan negatif dan sikap pesimis. Hal itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa selama ini kamu hidup miskin. Jadi, mulailah untuk merubah pola pikirmu jika kamu memiliki <em>mindset</em> buruk atau merasakan beberapa hal berikut ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Berpegang pada pola perilaku orang tua yang salah</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953-1024x682.jpeg" alt="photo of woman playing with her children" class="wp-image-5953" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Elina Fairytale on <a href="https://www.pexels.com/photo/photo-of-woman-playing-with-her-children-3806953/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>
</div>


<p>Keyakinanmu, termasuk yang kamu ambil dari orang tua, memengaruhi pendekatan terhadap bagaimana kamu melakukan pekerjaan, <a href="https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/27956615">hal-hal apa yang harus dibeli, berapa harganya, dan gaya hidup apa yang dianut.</a> Jika sepanjang masa kanak-kanak kamu mendengar hal-hal negatif seperti, &#8220;kita tidak mampu membelinya,&#8221; hal itu akan masuk ke alam bawah sadar di kepalamu. Keterbatasan dan kekurangan dalam masa kanak-kanak membuat seseorang cenderung merasa stres dan tertekan. Tugas-tugas sederhana terlihat lebih sulit, bahkan hambatan kecil dapat menyebabkan kurangnya motivasi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. Khawatir tentang perkataan orang lain</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="676" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-236215-1024x676.jpeg" alt="lonely girl sitting on a doorway" class="wp-image-6020" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-236215-1024x676.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-236215-300x198.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-236215-768x507.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-236215-1536x1014.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-236215-450x297.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-236215-700x462.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-236215.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Pixabay on <a href="https://www.pexels.com/photo/lonely-girl-sitting-on-a-doorway-236215/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>
</div>


<p>Tidak ada yang salah dengan pernikahan mewah jika kamu mampu mewujudkannya karena memiliki penghasilan yang tinggi. Tetapi jika kamu menghabiskan seluruh tabungan dalam satu hari atau mencoba berhutang, itu adalah tanda dari <em>mindset</em> orang miskin. <a href="https://www.huffpost.com/entry/keira-knightley-chanel-wedding-dress_n_4383232">Aktris Keira Knightley menikah menggunakan gaun yang telah tersimpan di lemari pakaiannya selama 5 tahun.</a> Itu bukan pertama kalinya dia menghadiri sebuah acara mengenakan gaun yang sama. Meskipun demikian, orang-orang tetap menghormatinya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Salah mengatur prioritas</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199-1024x682.jpeg" alt="curly haired woman holding a coffee mug" class="wp-image-5976" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7681199.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Karolina Grabowska on <a href="https://www.pexels.com/photo/curly-haired-woman-holding-a-coffee-mug-7681199/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>
</div>


<p>Para ekonom yang mempelajari kemiskinan meyakini bahwa ketika seseorang berada dalam situasi keuangan yang buruk, <a href="https://interculturalmeanderings.wordpress.com/2015/06/24/foolish-spending-habits-of-the-poor-now-explained-by-economists/">mereka berusaha melarikan diri dari kehidupan yang membosankan.</a> Seseorang yang berpikir mereka miskin mulai menempatkan diri mereka di bawah orang lain. Untuk membuktikan penghasilan mereka, mereka membeli hadiah mahal, memperlakukan tamu dengan sisa uang mereka, dan membeli <em>smartphone</em> secara kredit selama 3 tahun.</p>



<h2 class="wp-block-heading">4. Menghilangkan stres dengan berbelanja</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5585841-1024x682.jpeg" alt="woman in black tank top and gray pants holding white paper bag" class="wp-image-5699" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5585841-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5585841-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5585841-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5585841-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5585841-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5585841-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5585841.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Polina Tankilevitch on <a href="https://www.pexels.com/photo/woman-in-black-tank-top-and-gray-pants-holding-white-paper-bag-5585841/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Orang-orang dalam situasi keuangan yang sulit berada di bawah tekanan ekstrem. <a href="http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5641572/">Produksi kortisol meningkat setelah satu tahun menjalani kehidupan seperti itu.</a> Ini memengaruhi daya ingat, konsentrasi dan cara berpikir tertentu. Seseorang membuat keputusan buruk seperti membeli barang-barang yang tidak berguna dengan kredit dan lupa membayar tagihan. Kontrol diri berkurang bukan karena seseorang tidak ingin memperbaiki situasi mereka, tetapi karena tingkat kortisol yang tinggi dan kurangnya konsentrasi yang disebabkan oleh masalah keuangan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">5. Tidak memiliki tujuan atau impian</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large"><img decoding="async" width="1024" height="691" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205-1024x691.jpeg" alt="woman in white sweater thinking" class="wp-image-5975" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205-1024x691.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205-300x203.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205-768x518.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205-1536x1037.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205-450x304.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205-700x473.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4091205.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Anastasia  Shuraeva on <a href="https://www.pexels.com/photo/woman-in-white-sweater-thinking-4091205/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>
</div>


<p>Banyak orang berusaha menghilangkan perasaan miskin dengan bekerja terus-menerus. Ini biasanya membuat seseorang tidak membiarkan dirinya untuk bermimpi, menetapkan tujuan atau bersantai dan menikmati hidup. Mereka hanya bekerja keras sepanjang waktu. Menurut sebuah penelitian, <a href="http://www.lse.ac.uk/PBS/Research/Research-archive/How-poverty-affects-peoples-decision-making-processes">orang-orang dengan pendapatan rendah cenderung merasa tidak dapat mengubah apa pun atau memengaruhi situasi</a>. Itu sebabnya mereka tidak menetapkan tujuan dan tidak berusaha mencapainya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">6. Tidak berusaha meningkatkan penghasilan</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-4386421-1024x682.jpeg" alt="unrecognizable man holding wallet with money" class="wp-image-4702" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-4386421-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-4386421-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-4386421-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-4386421-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-4386421-400x267.jpeg 400w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-4386421.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Karolina Grabowska on <a href="https://www.pexels.com/photo/unrecognizable-man-holding-wallet-with-money-4386421/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>
</div>


<p>Kamu mungkin terbiasa dengan situasi keuangan saat ini, berhasil hidup dengan anggaran terbatas, bahkan merasa tidak nyaman jika penghasilan tiba-tiba menjadi lebih tinggi. Itulah yang menyebabkan perasaan rendah diri dan rasa bersalah tidak pernah hilang. Jika mendapat bonus, secara tidak sadar kamu akan menghabiskannya dalam seminggu. Saat ditawari untuk mengerjakan proyek baru di luar ruang lingkup pekerjaan, kamu akan mengatakan sibuk dan kehilangan kesempatan. Kebiasaan hidup seperti itu dengan pendapatan yang sama bisa membuat kamu kehilangan peluang yang lebih baik.</p>



<p>Itulah beberapa hal yang menandakan bahwa kamu sudah terinfeksi virus kemiskinan. Cobalah untuk menangkalnya agar kehidupan finansialmu menjadi lebih baik.</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/hati-hati-6-hal-ini-menandakan-kamu-sudah-terinfeksi-virus-kemiskinan/">Hati-hati, 6 Hal Ini Menandakan Kamu Sudah Terinfeksi Virus Kemiskinan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://purimel.com/hati-hati-6-hal-ini-menandakan-kamu-sudah-terinfeksi-virus-kemiskinan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>8 Cara Ampuh Selamatkan Diri Dari Orang yang Terlalu Banyak Bicara</title>
		<link>https://purimel.com/8-cara-ampuh-selamatkan-diri-dari-orang-yang-terlalu-banyak-bicara/</link>
					<comments>https://purimel.com/8-cara-ampuh-selamatkan-diri-dari-orang-yang-terlalu-banyak-bicara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mugiwara]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Dec 2023 05:34:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://purimel.com/?p=5312</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beberapa orang senang mengekspresikan pikiran mereka tanpa henti hingga terus mengajakmu mengobrol. Kamu tentu harus tetap bersikap sopan saat menghadapinya. Namun, adakalanya kamu sampai pada titik di mana mereka mulai membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak ada artinya. Jadi, hal terpenting yang harus dilakukan di sini adalah berusaha melarikan diri dari orang-orang seperti mereka. Bagaimana [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/8-cara-ampuh-selamatkan-diri-dari-orang-yang-terlalu-banyak-bicara/">8 Cara Ampuh Selamatkan Diri Dari Orang yang Terlalu Banyak Bicara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Beberapa orang senang mengekspresikan pikiran mereka tanpa henti hingga terus mengajakmu mengobrol. Kamu tentu harus tetap bersikap sopan saat menghadapinya. Namun, adakalanya kamu sampai pada titik di mana mereka mulai membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak ada artinya. Jadi, hal terpenting yang harus dilakukan di sini adalah berusaha melarikan diri dari orang-orang seperti mereka. Bagaimana caranya? Berikut 8 tips bermanfaat untuk menyelesaikan setiap obrolan yang terlalu jauh dengan cara yang tetap sopan.&nbsp;<em>Let&#8217;s check this out guys!</em></p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Dengarkan dengan sabar</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712-1024x682.jpeg" alt="woman wearing blue top beside table" class="wp-image-5685" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Christina Morillo on <a href="https://www.pexels.com/photo/woman-wearing-blue-top-beside-table-1181712/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Langkah pertama adalah mendengarkan dengan sabar. Penting untuk mengetahui apa yang orang ingin coba katakan kepadamu. Mungkin, ada pemikiran penting yang ingin mereka ungkapkan atau perasaan yang perlu mereka tunjukkan. Bahkan bisa saja mereka hanya ingin dikagumi. Jika itu sesuatu yang sangat penting baginya, percakapan tersebut seharusnya tidak terlalu lama sampai kamu bisa memahaminya. Jadi dengarkan saja dengan sabar ya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. Tanyakan apa manfaat pembicaraan kalian</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="600" height="400" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/images28229.jpeg" alt="" class="wp-image-4906" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/images28229.jpeg 600w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/images28229-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/images28229-400x267.jpeg 400w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></figure>
</div>


<p>Bisa saja seseorang terus menyimpang dari topik, berbicara lebih banyak tentang hal-hal dengan rincian yang tidak relevan. Dalam hal ini, ada baiknya untuk mengingatkan mereka apa gunanya percakapan kalian. Kamu juga dapat menanyai mereka tentang hal itu, sehingga mereka sadar dan kembali ke realitas. Bagaimanapun, adalah hal yang bagus untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa mereka perlu menghargai waktu yang kamu miliki.</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Potong obrolannya</h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1880" height="1253" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-823301.jpeg" alt="photography of a persons hand with stop signage" class="wp-image-6052" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-823301.jpeg 1880w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-823301-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-823301-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-823301-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-823301-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-823301-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-823301-700x467.jpeg 700w" sizes="(max-width: 1880px) 100vw, 1880px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Joël Super on <a href="https://www.pexels.com/photo/photography-of-a-persons-hand-with-stop-signage-823301/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Jika kamu sudah melakukan semua upaya untuk menyelesaikan percakapan tapi mereka masih tidak berhenti, sudah saatnya untuk lebih tegas. Kamu bisa bertanya dengan sopan dan percaya diri, apakah mereka keberatan jika kamu menyela mereka. Beberapa orang bisa menyadari bahwa percakapan telah berlangsung terlalu lama. Tetapi, ada beberapa dari mereka yang memintamu untuk membiarkannya menyelesaikan pemikiran mereka. Lebih baik biarkan mereka selesai, jika kamu benar-benar tidak punya pilihan. Tetapi begitu kamu merasa bahwa mereka akan pindah ke topik lain, ini adalah kesempatanmu untuk coba menghentikannya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">4. Ubah topik pembicaraan</h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1880" height="1253" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1015568.jpeg" alt="photograph of men having conversation seating on chair" class="wp-image-6053" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1015568.jpeg 1880w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1015568-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1015568-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1015568-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1015568-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1015568-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1015568-700x467.jpeg 700w" sizes="(max-width: 1880px) 100vw, 1880px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Helena Lopes on <a href="https://www.pexels.com/photo/photograph-of-men-having-conversation-seating-on-chair-1015568/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Setelah menyela mereka, kamu bisa mengubah topik pembicaraan. Alih-alih menghentikan pembicaraan sepenuhnya, kamu dapat menambahkan komentar tentang mereka. Menambahkan cerita tanpa pikiran yang sama tentang dirimu, anjingmu, atau temanmu yang mungkin sebenarnya memiliki efek positif. Kamu akan membuat mereka merasakan apa yang kamu rasakan dan mereka mungkin akan berhenti berbicara.</p>



<h2 class="wp-block-heading">5. Beritahu bahwa kamu tidak punya waktu</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7114346-1024x682.jpeg" alt="faceless black man showing stop gesture with crossed hands" class="wp-image-5923" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7114346-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7114346-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7114346-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7114346-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7114346-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7114346-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7114346.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Monstera on <a href="https://www.pexels.com/photo/faceless-black-man-showing-stop-gesture-with-crossed-hands-7114346/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Terkadang, beberapa orang kurang peka dan tidak bisa menerima petunjuk. Tidak ada salahnya untuk berkata jujur dengan memberi tahu mereka bahwa kamu tidak punya waktu lagi untuk mendengarkan. Kamu bisa tunjukkan padanya bahwa kamu sangat sibuk dan tidak dapat diganggu lagi. Kamu bisa mendengarkan obrolannya segera setelah kamu selesai dengan pekerjaanmu nanti. Jika mereka benar-benar kembali untuk menyelesaikan pembicaraannya, kamu selalu bisa mengatakan, &#8220;Tidak sekarang, aku masih sibuk.&#8221;</p>



<h2 class="wp-block-heading">6. Beri dia batasan waktu bicara</h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1880" height="1253" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-552598.jpeg" alt="round silver colored chronograph watch" class="wp-image-6054" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-552598.jpeg 1880w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-552598-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-552598-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-552598-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-552598-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-552598-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-552598-700x467.jpeg 700w" sizes="(max-width: 1880px) 100vw, 1880px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Mat Brown on <a href="https://www.pexels.com/photo/round-silver-colored-chronograph-watch-552598/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Mengingatkan mereka bahwa kamu memiliki jadwal yang ketat juga bisa dijadikan trik. Dalam beberapa kasus, kamu bahkan bisa mengeluh tentang kurangnya waktu dan jumlah hal yang perlu dilakukan. Jika kamu melihat bahwa mereka benar-benar ingin menyelesaikan pembicaraan mereka, maka usulkan waktu tertentu kapan kalian bisa melakukannya lagi. Saat melakukannya, kamu dapat menekankan sekali lagi bahwa tidak mudah bagimu untuk memilihnya, karena kamu memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">7. Tunjukkan rasa tidak suka</h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1880" height="1253" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5064681.jpeg" alt="black exhausted traveler resting on ground" class="wp-image-6055" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5064681.jpeg 1880w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5064681-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5064681-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5064681-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5064681-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5064681-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-5064681-700x467.jpeg 700w" sizes="(max-width: 1880px) 100vw, 1880px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Kamaji Ogino on <a href="https://www.pexels.com/photo/black-exhausted-traveler-resting-on-ground-5064681/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Saat mereka tidak peduli tentang apa pun dan tetap tidak mau berhenti berbicara, kamu harus coba cara yang satu ini. Jika tidak ada trik lain yang berhasil untuk menghentikan pembicaranya. Terlebih ketika mereka hanya ingin menceritakan kisah hidupnya kepada siapa saja yang mereka temui di jalan. Kamu perlu menunjukkan bahwa kamu tidak menyukai situasi tersebut. Perlihatkan tubuh dan ekspresi wajah yang terganggu agar mereka menyadari bahwa ucapannya tidak bisa diterima lagi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">8. Tinggalkan saja</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-1024x682.jpeg" alt="woman comforting friend" class="wp-image-5831" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Polina Zimmerman on <a href="https://www.pexels.com/photo/woman-comforting-friend-3958470/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Cara ini memang kasar, tetapi efektif. Jika sampai pada titik di mana mereka menghentikanmu untuk melakukan tugas dan mengabaikan bahasa tubuh kamu, maka ini bisa menjadi pertanda bagimu. Ya, ini saatnya untuk pergi begitu saja. Lagi pula, sudah cukup bagimu untuk meladeninya. Kamu memiliki hidupmu sendiri dan hal-hal lebih penting yang membutuhkan konsentrasimu.</p>



<p>Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menyudahi obrolan yang berlebihan. Apa kamu punya cara lain?&nbsp;<em>Share</em>&nbsp;di kolom komentar ya.</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/8-cara-ampuh-selamatkan-diri-dari-orang-yang-terlalu-banyak-bicara/">8 Cara Ampuh Selamatkan Diri Dari Orang yang Terlalu Banyak Bicara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://purimel.com/8-cara-ampuh-selamatkan-diri-dari-orang-yang-terlalu-banyak-bicara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tetap Langgeng, Lakukan 5 Hal Ini untuk Atasi Masalah dalam Hubungan</title>
		<link>https://purimel.com/tetap-langgeng-lakukan-5-hal-ini-untuk-atasi-masalah-dalam-hubungan/</link>
					<comments>https://purimel.com/tetap-langgeng-lakukan-5-hal-ini-untuk-atasi-masalah-dalam-hubungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Melia R]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Oct 2023 15:37:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[Asmara]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://purimel.com/?p=5212</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setiap orang tentunya menginginkan hubungan yang langgeng sampai dengan jenjang pernikahan bersama pasangannya. Namun, terkadang menyatukan pemikiran yang berbeda dengan pasangan adalah hal yang tidak mudah karena adanya ego masing-masing. Itulah mengapa kerjasama, toleransi, berani mengakui kesalahan dan meminta maaf adalah hal yang harus dimiliki dalam sebuah hubungan. Dengan demikian, konflik sebesar apapun akan selalu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/tetap-langgeng-lakukan-5-hal-ini-untuk-atasi-masalah-dalam-hubungan/">Tetap Langgeng, Lakukan 5 Hal Ini untuk Atasi Masalah dalam Hubungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setiap orang tentunya menginginkan hubungan yang langgeng sampai dengan jenjang pernikahan bersama pasangannya. Namun, terkadang menyatukan pemikiran yang berbeda dengan pasangan adalah hal yang tidak mudah karena adanya ego masing-masing. Itulah mengapa kerjasama, toleransi, berani mengakui kesalahan dan meminta maaf adalah hal yang harus dimiliki dalam sebuah hubungan. Dengan demikian, konflik sebesar apapun akan selalu bisa dihadapi oleh kalian. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk bisa mempertahankan hubungan dengan pasangan. Sehingga kamu dan pasanganmu bisa melewati segala ujian yang menghampiri kalian dengan lebih mudah.</p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Buat daftar kesalahan dan cari solusinya.</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057-1024x682.jpeg" alt="upset young indian couple after conflict" class="wp-image-6036" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4308057.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Ketut Subiyanto on <a href="https://www.pexels.com/photo/upset-young-indian-couple-after-conflict-4308057/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Tidak ada salahnya untuk mencoba memberitahu masing-masing kesalahan kamu dan pasangan dengan menuliskannya. Buatlah daftar kesalahan tersebut menjadi dua jenis. Pertama, kesalahan yang bisa dimaafkan serta diperbaiki dan kesalahan yang tidak bisa ditoleransi dan maafkan. Daftar kesalahan inilah yang dapat dijadikan evaluasi apakah kalian masih bisa mempertahankan hubungan atau tidak di masa depan nanti. Misalnya saat kamu tidak bisa mentolerir kekerasan fisik atau emosi yang sering dilakukan pasangan ketika kalian bertengkar.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. Buat aturan baru dalam hubungan</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="678" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-317356-1024x678.jpeg" alt="information sign on paper" class="wp-image-5871" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-317356-1024x678.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-317356-300x199.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-317356-768x509.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-317356-1536x1017.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-317356-450x298.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-317356-700x464.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-317356.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Lukas on <a href="https://www.pexels.com/photo/information-sign-on-paper-317356/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Ketika kamu dan pasangan belum bisa saling memahami dan menerima kekurangan masing-masing, maka hubungan yang terjalin lama kelamaan bisa berada di ambang kehancuran. Hal tersebut dapat memicu konflik dan pertengkaran besar. Itulah mengapa membuat aturan baru untuk memperbaiki hubungan sangat dibutuhkan. Buat aturan khusus agar kalian bisa saling memahami dan menerima kekurangan masing-masing. Misalnya, saat pasanganmu sering melupakan emosinya dengan marah-marah dan membentakmu, ini saatnya kamu membuat aturan untuk memberi waktu sendiri pada pasangan saat dia sedang emosi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Buat konsekuensi jika ada yang melanggar aturan</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="819" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/clasped-hands-comfort-hands-people-45842-1024x819.jpeg" alt="clasped-hands-comfort-hands-people-45842.jpeg" class="wp-image-5507" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/clasped-hands-comfort-hands-people-45842-1024x819.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/clasped-hands-comfort-hands-people-45842-300x240.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/clasped-hands-comfort-hands-people-45842-768x614.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/clasped-hands-comfort-hands-people-45842-1536x1229.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/clasped-hands-comfort-hands-people-45842-450x360.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/clasped-hands-comfort-hands-people-45842-700x560.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/clasped-hands-comfort-hands-people-45842.jpeg 1625w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Pixabay on <a href="https://www.pexels.com/photo/2-person-holding-hands-45842/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Setelah kamu dan pasangan sepakat untuk membuat aturan baru agar hubungan menjadi lebih baik, sekarang diskusikan juga jika salah satu dari kalian melanggar aturan yang telah dibuat. Hukuman apa yang harus diterima si pelanggar. Tidak perlu memberikan hukuman yang sulit, kalian bisa membuat hukuman ringan seperti mentraktir pasangan atau membayar biaya kencan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">4. Maafkan dan lupakan kesalahan pasangan di masa lalu</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-935789-1024x682.jpeg" alt="man holding baby s breath flower in front of woman standing near marble wall" class="wp-image-4827" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-935789-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-935789-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-935789-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-935789-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-935789-400x267.jpeg 400w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-935789.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by vjapratama on <a href="https://www.pexels.com/photo/man-holding-baby-s-breath-flower-in-front-of-woman-standing-near-marble-wall-935789/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Jika kamu dan pasangan sudah membuat aturan serta kesepakatan baru dalam hubungan kalian, maka kamu dan pasangan juga harus bisa memaafkan serta melupakan kesalahan masing-masing yang sudah berlalu. Lebih baik, kalian membuat kesepakatan untuk memperbaikinya dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">5. Buat kesepakatan untuk memulai komitmen baru</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1226398-1024x576.jpeg" alt="notebook" class="wp-image-5861" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1226398-1024x576.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1226398-300x169.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1226398-768x432.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1226398-1536x864.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1226398-450x253.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1226398-700x394.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-1226398.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Suzy Hazelwood on <a href="https://www.pexels.com/photo/notebook-1226398/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Agar kamu dan pasangan tidak terjebak dalam konflik dan kesalahan yang sama di masa lalu, patuhilah setiap aturan baru yang sudah kalian buat bersama. Usaha apapun yang dilakukan untuk mempertahankan hubungan, akan sia-sia tanpa adanya dukungan masing-masing. Kaliah harus bisa terus bekerja sama dalam mempertahankan hubungan yang sedang dijalani. Pasangan yang sama-sama dewasa, mengetahui porsi dan peran masing-masing dalam hubungan yang sedang dijalaninya.</p>



<p>Itulah beberapa tips mengatasi permasalahan dalam hubungan agar lebih langgeng. Semoga bermanfaat ya!</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/tetap-langgeng-lakukan-5-hal-ini-untuk-atasi-masalah-dalam-hubungan/">Tetap Langgeng, Lakukan 5 Hal Ini untuk Atasi Masalah dalam Hubungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://purimel.com/tetap-langgeng-lakukan-5-hal-ini-untuk-atasi-masalah-dalam-hubungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>7 Alasan Mengapa Perceraian Lebih Baik dari Pernikahan yang Buruk</title>
		<link>https://purimel.com/7-alasan-mengapa-perceraian-lebih-baik-dari-pernikahan-yang-buruk/</link>
					<comments>https://purimel.com/7-alasan-mengapa-perceraian-lebih-baik-dari-pernikahan-yang-buruk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Melia R]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Aug 2023 15:30:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://purimel.com/?p=5325</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika kamu menikah, mungkin kamu merasa benar-benar yakin akhirnya sudah berhasil menemukan seseorang yang tepat untuk mendampingi hidupmu. Tapi, sayangnya hal tersebut tidak berlaku pada setiap orang. Tidak sedikit orang yang justru memutuskan untuk mengakhiri hubungan pernikahan mereka. Terbukti dengan hasil studi yang menunjukkan bahwa sekitar satu dari 4 pernikahan berakhir dengan perceraian. Meskipun keputusan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/7-alasan-mengapa-perceraian-lebih-baik-dari-pernikahan-yang-buruk/">7 Alasan Mengapa Perceraian Lebih Baik dari Pernikahan yang Buruk</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika kamu menikah, mungkin kamu merasa benar-benar yakin akhirnya sudah berhasil menemukan seseorang yang tepat untuk mendampingi hidupmu. Tapi, sayangnya hal tersebut tidak berlaku pada setiap orang. Tidak sedikit orang yang justru memutuskan untuk mengakhiri hubungan pernikahan mereka. <a href="https://www.psychologytoday.com/intl/blog/heart-the-matter/201704/do-half-all-marriages-really-end-in-divorce" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Terbukti dengan hasil studi yang menunjukkan bahwa sekitar satu dari 4 pernikahan berakhir dengan perceraian.</a> </p>



<p>Meskipun keputusan untuk bercerai seringkali disayangkan oleh banyak orang, kamu tidak boleh terlalu lama menangisinya. Sebab, ternyata ada hal baik dari perpisahan yang dapat kamu ambil hikmahnya ke dalam hidupmu. Ada beberapa alasan mengapa lebih baik pergi, daripada bertahan dalam pernikahan yang tidak sehat seperti berikut ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Memiliki masa pensiun yang lebih mudah</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-1366070-1024x683.jpeg" alt="closeup photo of man standing beside woman wearing black shirt" class="wp-image-4828" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-1366070-1024x683.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-1366070-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-1366070-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-1366070-1536x1025.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-1366070-400x267.jpeg 400w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-1366070.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by mentatdgt on <a href="https://www.pexels.com/photo/closeup-photo-of-man-standing-beside-woman-wearing-black-shirt-1366070/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Hidup berumah tangga sudah pasti membutuhkan biaya ekonomi yang tidak sedikit. Oleh sebab itu, perceraian sebenarnya dapat bermanfaat secara finansial dalam jangka panjang. Beberapa penelitian membuktikan bahwa wanita yang bercerai dan tidak pernah menikah kembali <a href="https://money.usnews.com/money/blogs/on-retirement/2011/06/01/how-divorce-can-help-your-retirement" target="_blank" rel="noreferrer noopener">seringkali lebih baik di usia tua mereka</a>. Setelah bercerai, mereka biasanya fokus pada karier dan bekerja lebih lama dari sebelumnya. Semua ini menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi dan membuat tabungan pensiun mereka lebih banyak. Mereka juga mendapatkan manfaat jaminan sosial yang jauh lebih besar. Namun ingat, jangan hanya karena hal ini kamu memutuskan untuk bercerai ya. Ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan terlebih dahulu, bukan sekedar masalah ekonomi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. Jadi terlihat lebih baik</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="659" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184-1024x659.jpeg" alt="photo of man looking at the mirror" class="wp-image-5686" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184-1024x659.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184-300x193.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184-768x494.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184-1536x988.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184-450x289.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184-700x450.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Min An on <a href="https://www.pexels.com/photo/photo-of-man-looking-at-the-mirror-1134184/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p><a href="https://www.quora.com/After-you-were-divorced-did-you-change-your-look-to-try-and-attract-someone-new" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Banyak orang yang bercerai mengakui bahwa</a>, mereka berubah karena mulai merasa lebih baik dan lebih hidup dari sebelumnya. Batin mereka mulai berkembang, sehingga penampilan luar mereka juga perlahan berubah menjadi lebih baik. Terlebih lagi, setelah transisi kehidupan yang hebat terjadi, sebagian besar orang cenderung mengubah penampilan luar mereka dengan sengaja. Mereka mulai berolahraga, membeli pakaian baru, merawat diri, dan sebagainya. Perubahan-perubahan itulah yang membantu meningkatkan rasa percaya diri.</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Kesehatan jadi lebih baik</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="684" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-6669025-1024x684.jpeg" alt="woman standing beside a wall with posted papers on healthy living" class="wp-image-4927" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-6669025-1024x684.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-6669025-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-6669025-768x513.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-6669025-1536x1025.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-6669025-400x267.jpeg 400w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-6669025.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Moe Magners on <a href="https://www.pexels.com/photo/woman-standing-beside-a-wall-with-posted-papers-on-healthy-living-6669025/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p><a href="https://www.webmd.com/sex-relationships/news/20051205/unhappy-marriage-bad-for-your-health" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Pernikahan yang tidak bahagia dan penuh konflik bisa berakibat buruk bagi kesehatan daripada menjadi lajang.</a> Studi mengkonfirmasi bahwa tinggal di rumah yang bermusuhan secara fisik bisa merusak diri karena <a href="https://www.theguardian.com/lifeandstyle/2018/jul/16/a-bad-marriage-is-as-unhealthy-as-smoking-or-" target="_blank" rel="noreferrer noopener">berdampak pada kebiasaan buruk seperti terlalu sering mabuk-mabukan atau stres kerja kronis.</a> Hal itu yang akan menyebabkan risiko lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung, kanker, radang sendi, diabetes, dan sistem kekebalan yang lemah jika bertahan dalam hubungan yang buruk. </p>



<h2 class="wp-block-heading">4. Anak-anak akan lebih bahagia</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953-1024x682.jpeg" alt="photo of woman playing with her children" class="wp-image-5953" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3806953.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Elina Fairytale on <a href="https://www.pexels.com/photo/photo-of-woman-playing-with-her-children-3806953/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Banyak pasangan menyadari bahwa mereka tidak bahagia dan masih memutuskan untuk tetap menikah demi anak-anaknya. Tetapi ini adalah ide yang buruk. <a href="https://www.psychologytoday.com/us/blog/when-kids-call-the-shots/201703/why-bad-marriages-are-worse-kids-divorce" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Anak-anak dapat mendengar sarkasme</a> dan pertengkaran orangtuanya yang mungkin terus-menerus membuat mereka merasa tertekan oleh ketegangan dalam pernikahan yang tidak bahagia. Mereka mungkin bingung tentang bagaimana seharusnya hubungan yang sehat itu. Hal itu akan berdampak besar pada masalah dalam kehidupan pribadi mereka di masa depan. Jadi, jika kamu tidak ingin merusak keadaan psikologis anakmu, kamu harus menunjukkan kepada mereka bagaimana saling menghormati dan bisa berkompromi. Jangan lupa aturan bahwa, jika orangtua bahagia maka anak mereka juga akan bahagia.</p>



<h2 class="wp-block-heading">5. Menjadi lebih bahagia</h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1880" height="1253" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4668537.jpeg" alt="photo of woman wearing black tank top" class="wp-image-6035" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4668537.jpeg 1880w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4668537-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4668537-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4668537-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4668537-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4668537-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4668537-700x467.jpeg 700w" sizes="(max-width: 1880px) 100vw, 1880px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Vlada Karpovich on <a href="https://www.pexels.com/photo/photo-of-woman-wearing-black-tank-top-4668537/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Ketika terbebas dari pernikahan yang buruk, kamu mungkin akan kehilangan pasangan. Namun, justru setelah itu juga akan mendapatkan kebahagiaan lain sebagai gantinya. Hidup ini terlalu singkat untuk disia-siakan pada orang yang saling bertentangan dalam hubungan yang tidak sehat. Perceraian mungkin akan mengejutkan pada awalnya, tetapi kamu bisa membuka bab baru dalam hidupmu yang jauh lebih menakjubkan dari yang sebelumnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa, <a href="https://www.familylawweek.co.uk/site.aspx?i=ed115554" target="_blank" rel="noreferrer noopener">baik pria maupun wanita merasa lebih bahagia lima tahun setelah bercerai karena mereka merasa lebih puas dengan hidup mereka.</a></p>



<h2 class="wp-block-heading">6. Bisa mencurahkan energi untuk diri pribadi</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-846747-1024x682.jpeg" alt="photo of a man sitting near the windoww" class="wp-image-5335" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-846747-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-846747-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-846747-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-846747-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-846747-400x267.jpeg 400w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-846747.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Andrea Piacquadio on <a href="https://www.pexels.com/photo/photo-of-a-man-sitting-near-the-windoww-846747/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Bertahan dalam pernikahan yang tidak sehat untuk waktu yang lama akan membuat kesejahteraan emosional selalu dipertaruhkan. Rasa sakit yang mematikan ini bisa memberi perasaan bahwa kamu sudah mulai kehilangan diri sendiri. <a href="https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-intelligent-divorce/201309/seven-ways-thrive-after-divorce" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Pernikahan yang buruk juga akan membuatmu tidak bisa melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan dan miliki dalam hidup yang pantas kamu dapatkan.</a> Perceraianlah yang pada akhirnya akan menghentikanmu dari membuang-buang energi dan menggunakannya untuk hal penting lain dalam hidupmu.</p>



<h2 class="wp-block-heading">7. Memiliki kesempatan lagi untuk bertemu orang yang benar-benar tepat</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="684" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w-1024x684.jpg" alt="couple making heart shape with their hands" class="wp-image-5491" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w-1024x684.jpg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w-300x200.jpg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w-768x513.jpg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w-1536x1025.jpg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w-450x300.jpg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w-700x467.jpg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w.jpg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Jika kamu merasa bahwa pernikahan telah membuatmu terkekang, berpisah mungkin bisa membantu membuka jalan untuk bertemu dengan pasangan yang benar-benar tepat di masa depan. Setelah pernikahan yang gagal, kamu memiliki banyak pengalaman yang dapat membuka pintu untuk jatuh cinta lagi dan menemukan orang yang tepat untuk menghabiskan sisa hidup bersamanya. Faktanya, <a href="https://www.dailymail.co.uk/news/article-2316323/Couples-second-marriages-likely-divorced-benefit-experience-fir" target="_blank" rel="noreferrer noopener">beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang menikah kembali, lebih kecil kemungkinannya untuk bercerai.</a> Mereka sudah mengenal dirinya lebih baik dan memiliki keyakinan dengan apa yang dicari dalam diri pasangan yang baru.</p>



<p>Itulah beberapa alasan mengapa perceraian justru lebih baik daripada bertahan dalam hubungan pernikahan yang tidak sehat. Jadi, bagi kamu yang sudah memutuskan untuk berpisah jangan sedih lagi ya. Semoga segera dipertemukan kembali dengan orang yang benar-benar tepat!</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/7-alasan-mengapa-perceraian-lebih-baik-dari-pernikahan-yang-buruk/">7 Alasan Mengapa Perceraian Lebih Baik dari Pernikahan yang Buruk</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://purimel.com/7-alasan-mengapa-perceraian-lebih-baik-dari-pernikahan-yang-buruk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Tahapan dalam Hubungan Cinta yang Harus Kamu Lewati</title>
		<link>https://purimel.com/5-tahapan-dalam-hubungan-cinta/</link>
					<comments>https://purimel.com/5-tahapan-dalam-hubungan-cinta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mugiwara]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jun 2023 21:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://purimel.com/?p=5211</guid>

					<description><![CDATA[<p>Semua hubungan melewati tahap tertentu dan beberapa diantaranya merupakan tahapan yang sangat penting. Seperti hubunganmu dengan pasangan misalnya. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi hubungan kamu dan pasangan. Kamu perlu melewati setiap tahapan tersebut untuk dapat mempertahankan hubungan kalian. Karena itu, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan. Hampir semua pasangan melewati serangkaian tahapan yang sama [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/5-tahapan-dalam-hubungan-cinta/">5 Tahapan dalam Hubungan Cinta yang Harus Kamu Lewati</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Semua hubungan melewati tahap tertentu dan beberapa diantaranya merupakan tahapan yang sangat penting. Seperti hubunganmu dengan pasangan misalnya. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi hubungan kamu dan pasangan. Kamu perlu melewati setiap tahapan tersebut untuk dapat mempertahankan hubungan kalian. Karena itu, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan. Hampir semua pasangan melewati serangkaian tahapan yang sama di dalam hubungannya, dan kamu bisa mempelajari beberapa tahapannya seperti berikut ini.</p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Menemukan cinta baru</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="739" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/pexels-photo-2912692-1024x739.jpeg" alt="silhouette photo of couple making a heart shape" class="wp-image-5766" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/pexels-photo-2912692-1024x739.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/pexels-photo-2912692-300x216.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/pexels-photo-2912692-768x554.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/pexels-photo-2912692-1536x1108.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/pexels-photo-2912692-450x325.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/pexels-photo-2912692-700x505.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/pexels-photo-2912692.jpeg 1802w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Shubham Sharma on <a href="https://www.pexels.com/photo/silhouette-photo-of-couple-making-a-heart-shape-2912692/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Ini adalah saat dimana kamu baru saja bertemu seseorang yang istimewa dan semuanya terasa seperti bulan madu. Kamu selalu melihat ponsel setiap beberapa menit untuk melihat apakah kamu mendapatkan pesan darinya. Jauh di lubuk hati, kamu tahu bahwa kamu terlihat konyol. Namun, siapa yang peduli, kamu jelas sedang jatuh cinta.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. Menenangkan diri</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="684" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w-1024x684.jpg" alt="couple making heart shape with their hands" class="wp-image-5491" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w-1024x684.jpg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w-300x200.jpg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w-768x513.jpg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w-1536x1025.jpg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w-450x300.jpg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w-700x467.jpg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2023/05/u535hc1fr8w.jpg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Ini adalah tahap dimana kamu merasa serius dan siap untuk berkomitmen. Disaat inilah kamu mungkin menyadari bahwa di kehidupan nyata tidak selalu bahagia dan menggoda. Kamu masih berusaha untuk menghabiskan waktu bersama sebanyak mungkin, ingin berbagi semua pikiran dan perasaan. Selalu bertanya kepada pasangan tentang bagaimana hari mereka, dan kamu dengan tulus tertarik pada jawabannya. Rutinitas ini mengarah pada tujuan yang sama dengan tanggung jawab yang berbeda.</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Munculnya rasa jenuh dan kecewa</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4101198-1024x682.jpeg" alt="man in black suit sitting on brown wooden chair" class="wp-image-5892" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4101198-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4101198-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4101198-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4101198-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4101198-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4101198-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-4101198.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by cottonbro studio on <a href="https://www.pexels.com/photo/man-in-black-suit-sitting-on-brown-wooden-chair-4101198/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Tahap ini adalah ketika kalian masih memiliki perasaan yang kuat satu sama lain, tetapi ada sesuatu yang berbeda. Kamu jadi merasa tidak bersemangat menghabiskan setiap menit bersama seperti dulu. Tanggung jawab, tagihan, komitmen kerja, dan pekerjaan rumah tangga sehari-hari menghalangi romansa, dan kadang-kadang kamu merasa terjebak dalam semua rutinitas ini. Mulai bertanya pada diri sendiri apakah kamu telah membuat pilihan yang tepat. Ini adalah bagian paling berbahaya dalam hubungan dan jika kamu berhasil menyatukannya, ada kemungkinan besar bahwa kamu dan pasanganmu bisa melewati rintangan ini</p>



<h2 class="wp-block-heading">4. Stabilitas</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7176325-1024x682.jpeg" alt="crop psychologist supporting patient during counseling indoors" class="wp-image-5504" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7176325-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7176325-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7176325-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7176325-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7176325-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7176325-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-7176325.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by SHVETS production on <a href="https://www.pexels.com/photo/crop-psychologist-supporting-patient-during-counseling-indoors-7176325/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Pada tahap ini, kamu dan pasangan merasa sangat aman dalam hubungan. Kalian dapat melihat satu sama lain sebagai diri yang sebenarnya. Kalian mungkin tidak merasa seperti melayang di atas awan seperti pada tahap awal. Tetapi, tahap kesengsaraan telah berakhir. Kalian telah belajar saling memberi ruang. Memahami bahwa pasangan memiliki kesukaan dan ketidaksukaan, hobi dan kebiasaan masing-masing. Kalian  berdua dapat tetap menjadi diri sendiri sebagai individu dan tetap mempertahankan ikatan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">5. Komitmen</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-450050-1024x768.jpeg" alt="man and woman sitting on bench in woods" class="wp-image-4838" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-450050-1024x768.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-450050-300x225.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-450050-768x576.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-450050-1536x1152.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-450050-180x135.jpeg 180w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-450050-400x300.jpeg 400w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-450050-600x450.jpeg 600w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-450050-800x600.jpeg 800w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-450050-1200x900.jpeg 1200w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-450050-1600x1200.jpeg 1600w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-450050.jpeg 1733w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Tirachard Kumtanom on <a href="https://www.pexels.com/photo/man-and-woman-sitting-on-bench-in-woods-450050/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Jika kamu sampai pada tahap ini, selamat! Kamu dan pasangan telah menjadi tim seumur hidup yang sesungguhnya. Kamu tidak lagi ketinggalan tahap romantis pertama karena merasa sangat nyaman dengan hubunganmu. Bahkan, tidak bisa membayangkan hal itu menjadi berbeda. Kamu juga telah menerima bahwa semua orang sempurna dalam ketidaksempurnaan diri sendiri.</p>



<p>Itulah tahap-tahap dalam sebuah hubungan. Apakah kamu dan pasangan sudah melewati semuanya?</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/5-tahapan-dalam-hubungan-cinta/">5 Tahapan dalam Hubungan Cinta yang Harus Kamu Lewati</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://purimel.com/5-tahapan-dalam-hubungan-cinta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Langkah Menghadapi Orang Agresif tanpa Emosi</title>
		<link>https://purimel.com/5-langkah-menghadapi-orang-agresif-tanpa-emosi/</link>
					<comments>https://purimel.com/5-langkah-menghadapi-orang-agresif-tanpa-emosi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Melia R]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 May 2023 23:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>
		<category><![CDATA[Emosi]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://purimel.com/?p=5263</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seringkali kita harus berurusan dengan orang-orang yang agresif dalam hidup kita. Sikap agresif muncul dalam konflik ketika satu orang merasa perlu untuk melindungi kepentingan mereka atau berjuang untuk mendapatkan sesuatu. Sikap agresif biasanya ditandai dengan cara mengganggu atau berbicara keras, tidak mau mendengarkan sudut pandang dan masukan dari orang lain. Interaksi dengan orang seperti ini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/5-langkah-menghadapi-orang-agresif-tanpa-emosi/">5 Langkah Menghadapi Orang Agresif tanpa Emosi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Seringkali kita harus berurusan dengan orang-orang yang agresif dalam hidup kita. Sikap agresif muncul dalam konflik ketika satu orang merasa perlu untuk melindungi kepentingan mereka atau berjuang untuk mendapatkan sesuatu. Sikap agresif biasanya ditandai dengan cara mengganggu atau berbicara keras, tidak mau mendengarkan sudut pandang dan masukan dari orang lain. Interaksi dengan orang seperti ini biasanya akan menimbulkan ketegangan, membuat lelah secara energi dan emosional. Sayangnya, kita tidak dapat menghindari orang-orang seperti ini. Jadi kita perlu menemukan keseimbangan yang kuat antara ketegasan dan empati dalam menghadapinya. Karena itu, coba ikuti 5 langkah dibawah ini jika kamu sedang berurusan dengan orang yang agresif.</p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Tetap tenang</h2>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1880" height="1253" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-810775.jpeg" alt="man wearing black cap with eyes closed under cloudy sky" class="wp-image-5891" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-810775.jpeg 1880w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-810775-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-810775-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-810775-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-810775-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-810775-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-810775-700x467.jpeg 700w" sizes="(max-width: 1880px) 100vw, 1880px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Kelvin Valerio on <a href="https://www.pexels.com/photo/man-wearing-black-cap-with-eyes-closed-under-cloudy-sky-810775/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Melawan api dengan api hanya akan memperburuk keadaan dan memacu agresi orang lain. Ambil napas dalam-dalam, atau beralihlah pada hal lain sejenak seperti mengambil minum atau menelepon orang lain. Melakukan sesuatu yang lain akan meredakan ketegangan yang menumpuk pada saat itu yang mungkin akan membuat kamu menyesali hal-hal yang kamu ucapkan saat amarahmu tersulut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. Katakan apa yang ingin kamu katakan secara lembut</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712-1024x682.jpeg" alt="woman wearing blue top beside table" class="wp-image-5685" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1181712.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Christina Morillo on <a href="https://www.pexels.com/photo/woman-wearing-blue-top-beside-table-1181712/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Jangan mengikuti percakapan seolah-olah tidak ada yang mengganggumu. Namun, kamu perlu menunjukkan bahwa lawan bicaramu lebih agresif dengan pernyataan empati daripada membuat mereka lebih marah. Hindari menggunakan kata-kata yang menyudutkan. Coba katakan dengan lebih lembut seperti, &#8220;Tidak perlu stres, kita akan menyelesaikannya. Bisakah kamu menurunkan suaramu? Aku mengerti ini bisa membuat stres dan menjengkelkan.&#8221; Jika kamu mengatakannya, dia akan menyadari dirinya sendiri dengan apa yang&nbsp; dilakukannya. Sebagai hasilnya, ini dapat membantunya untuk lebih terbuka dalam mendengarkan apa pun yang kamu katakan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Berikan empati</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-1024x682.jpeg" alt="woman comforting friend" class="wp-image-5831" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Polina Zimmerman on <a href="https://www.pexels.com/photo/woman-comforting-friend-3958470/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Tempatkan diri kamu pada posisi orang lain, dan cobalah untuk memahami alasan mengapa ia bersikap agresif. Coba pertimbangkan, apa yang membuatnya bersikap&nbsp; demikian. Bagaiman perasaan kamu jika kamu berada dalam situasi itu? Adakah hal lain yang terjadi dalam kehidupan orang itu yang membuatnya sangat mudah gelisah dan cepat marah? Bersikaplah asertif. Mungkin terdengar kontradiktif bahwa kamu bisa berempati dan tegas, tetapi juga tidak mengecualikan yang lain. Memahami posisi orang lain tidak berarti kamu akan membiarkan mereka menjadi agresif.</p>



<h2 class="wp-block-heading">4. Jaga agar suaramu rendah dan stabil</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="771" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-2422280-1024x771.jpeg" alt="woman wearing teal dress sitting on chair talking to man" class="wp-image-5707" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-2422280-1024x771.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-2422280-300x226.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-2422280-768x578.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-2422280-1536x1157.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-2422280-450x339.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-2422280-700x527.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-2422280.jpeg 1726w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Jopwell on <a href="https://www.pexels.com/photo/woman-wearing-teal-dress-sitting-on-chair-talking-to-man-2422280/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Menjaga suara tetap rendah dan stabil akan menunjukkan kepercayaan diri dan tidak akan memacu orang lain untuk mencoba berbicara lebih keras darimu. Berdiri tegak dan jangan biarkan dia memonopoli diskusi. Sampaikan pendapatmu dengan tetap menunjukkan sikap hormat dan minta balasan yang sama sebagai balasannya. Jika tingkat agresinya mulai meningkat, tanggapi dengan lebih banyak kekuatan dan ketegasan untuk menunjukkan bahwa toleransi kamu mulai menurun.</p>



<h2 class="wp-block-heading">5. Fokus</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-226579-1024x768.jpeg" alt="green dart pointed to dartboard" class="wp-image-5684" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-226579-1024x768.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-226579-300x225.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-226579-768x576.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-226579-1536x1152.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-226579-450x338.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-226579-700x525.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-226579.jpeg 1733w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by icon0.com on <a href="https://www.pexels.com/photo/green-dart-pointed-to-dartboard-226579/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Jika seseorang dikuasai oleh emosi, mereka kehilangan pandangan tentang masalah yang dihadapi dan seluruh argumennya. Dengan memfokuskan pembicaraan pada hal-hal dan fakta penting, kamu membantu lawan bicaramu untuk kembali berpikir jernih menggunakan nalar. Fokuskan pada apa yang penting. Atau cobalah untuk membuatnya tertawa karena itu akan meredakan ketegangan sepenuhnya.</p>



<p>So itu tadi beberapa tips dalam menghadapi orang agresif. Sikap agresif memang menjengkelkan, tapi kita harus tetap bisa mengendalikan diri.</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/5-langkah-menghadapi-orang-agresif-tanpa-emosi/">5 Langkah Menghadapi Orang Agresif tanpa Emosi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://purimel.com/5-langkah-menghadapi-orang-agresif-tanpa-emosi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Merasa Down? Coba Lakukan 4 Hal Ini untuk Mengembalikan Semangatmu!</title>
		<link>https://purimel.com/merasa-down-coba-lakukan-4-hal-ini-untuk-mengembalikan-semangatmu/</link>
					<comments>https://purimel.com/merasa-down-coba-lakukan-4-hal-ini-untuk-mengembalikan-semangatmu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mugiwara]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 May 2023 23:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Emosi]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://purimel.com/?p=5004</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setiap orang pasti pernah berada di titik terendah yang membuat semangat menjadi down atau putus asa. Entah karena tidak ada dukungan ataupun dipandang sebelah mata, banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang sampai kehilangan semangat dan tujuan hidup. Jika kamu sekarang sedang berada diposisi ini, jangan khawatir. Kamu tidak sendirian, yang perlu kamu lakukan adalah mengembalikan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/merasa-down-coba-lakukan-4-hal-ini-untuk-mengembalikan-semangatmu/">Merasa Down? Coba Lakukan 4 Hal Ini untuk Mengembalikan Semangatmu!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Setiap orang pasti pernah berada di titik terendah yang membuat semangat menjadi <em>down</em> atau putus asa. Entah karena tidak ada dukungan ataupun dipandang sebelah mata, banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang sampai kehilangan semangat dan tujuan hidup. Jika kamu sekarang sedang berada diposisi ini, jangan khawatir. Kamu tidak sendirian, yang perlu kamu lakukan adalah mengembalikan semangat dan mengatur kembali strategi untuk mencapai tujuan atau impian hidupmu. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar bisa kembali bangkit dari rasa sedih dan putus asa. </p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Ambil waktu</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-110471-1024x768.jpeg" alt="space gray aluminum case white sport band strap apple watch" class="wp-image-4764" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-110471-1024x768.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-110471-300x225.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-110471-768x576.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-110471-1536x1152.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-110471-180x135.jpeg 180w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-110471-400x300.jpeg 400w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-110471-600x450.jpeg 600w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-110471-800x600.jpeg 800w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-110471-1200x900.jpeg 1200w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-110471-1600x1200.jpeg 1600w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/09/pexels-photo-110471.jpeg 1733w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by energepic.com on <a href="https://www.pexels.com/photo/space-gray-aluminum-case-white-sport-band-strap-apple-watch-110471/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Kamu tidak perlu menjadi manusia yang selamanya harus terlihat kuat apapun yang terjadi. Ingat, tidak ada manusia yang sempurna. Kamu boleh meluapkan kekecewaanmu dengan menangis, marah, diam dan mengistirahatkan pikiran dari segala beban yang selama ini kamu tanggung. Tapi, jangan terlalu lama larut dalam kesedihan dan emosi yang negatif. Karena setiap detik yang kamu habiskan untuk bersedih, adalah satu detik kebahagiaan yang tidak bisa kamu ulang kembali.</p>



<h2 class="wp-block-heading">2. Ambil pelajaran dari kegagalan</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-1024x682.jpeg" alt="woman comforting friend" class="wp-image-5831" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-1024x682.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-300x200.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-768x512.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-1536x1024.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-450x300.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470-700x467.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-3958470.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Polina Zimmerman on <a href="https://www.pexels.com/photo/woman-comforting-friend-3958470/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Setiap peristiwa yang terjadi dalam hidup tentu memiliki hikmah tersendiri. Coba ingat-ingat hal atau langkah-langkah yang gagal kamu capai saat ini dan bandingkan konsekuensinya jika hal tersebut sudah bisa kamu capai sekarang. Jadikan hal tersebut sebagai pembelajaran untuk masa depan, sehingga kamu bisa jadi pribadi yang lebih baik lagi serta dapat memahami mengapa keinginanmu belum terwujud. </p>



<h2 class="wp-block-heading">3. Introspeksi</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="659" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184-1024x659.jpeg" alt="photo of man looking at the mirror" class="wp-image-5686" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184-1024x659.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184-300x193.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184-768x494.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184-1536x988.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184-450x289.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184-700x450.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/10/pexels-photo-1134184.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Min An on <a href="https://www.pexels.com/photo/photo-of-man-looking-at-the-mirror-1134184/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Kegagalan juga bisa menjadi bahan untuk kamu melakukan introspeksi diri. Jangan selalu menyalahkan kekecewaan yang kamu rasakan kepada orang lain, karena hal tersebut bukanlah sikap yang dewasa. Lihatlah ke dalam diri apa yang belum kamu lakukan dengan benar sebagai wujud kebesaran hati untuk mengakui kesalahan diri.</p>



<h2 class="wp-block-heading">4. Ubah perasaan negatif menjadi motivasi</h2>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="614" src="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-103123-1024x614.jpeg" alt="man wearing grey shirt standing on elevated surface" class="wp-image-5688" srcset="https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-103123-1024x614.jpeg 1024w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-103123-300x180.jpeg 300w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-103123-768x460.jpeg 768w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-103123-1536x921.jpeg 1536w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-103123-450x270.jpeg 450w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-103123-700x420.jpeg 700w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-103123-1000x600.jpeg 1000w, https://purimel.com/wp-content/uploads/2022/12/pexels-photo-103123.jpeg 1880w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Photo by Julian Jagtenberg on <a href="https://www.pexels.com/photo/man-wearing-grey-shirt-standing-on-elevated-surface-103123/" rel="nofollow">Pexels.com</a></figcaption></figure>



<p>Emosi negatif seperti rasa kesal, benci, marah dan segala macam yang kamu rasakan bisa kamu ubah menjadi motivasi untuk diri sendiri. Tunjukkan pada dunia, bahwa kamu bisa menjadi diri kamu sendiri untuk mencapai kesuksesan. Jangan pedulikan dengan hal buruk yang orang lain katakan tentangmu. Fokuslah untuk terus berdoa dan berusaha dalam mencapai tujuan dan impianmu.</p>



<p>Itulah beberapa hal yang perlu kamu lakukan saat kamu sedang merasa sedih dan putus asa. Ingat, semua pasti bisa kamu lalui. Jadi, ayo semangat!</p>
<p>Artikel <a href="https://purimel.com/merasa-down-coba-lakukan-4-hal-ini-untuk-mengembalikan-semangatmu/">Merasa Down? Coba Lakukan 4 Hal Ini untuk Mengembalikan Semangatmu!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://purimel.com">Purimel</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://purimel.com/merasa-down-coba-lakukan-4-hal-ini-untuk-mengembalikan-semangatmu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
